Peran yang Muncul (Masa Depan) Akuntansi

1. PERKENALAN

Akuntansi telah berevolusi sebagai manusia telah berevolusi dan sebagai konsep subjek akuntansi secara langsung diciptakan dari prinsip konservatisme yang paling mendasar, tidak sulit untuk melihat mengapa gaya akuntansi pada setiap titik waktu memiliki hubungan langsung dengan usia. Ketika manusia telah berkembang dari zaman primitif ke zaman saling ketergantungan modern, kehidupan telah berkembang dari subsisten sebagai pemburu-pengumpul ke konsep dunia global yang didorong oleh pengetahuan tentang ‘efektivitas beralih ke kebesaran’ dan sepanjang evolusi ini, akuntansi diri dengan sempoa telah berkembang melalui akuntansi kepengurusan ke akuntansi keuangan dan sekarang akuntansi manajerial; yang memiliki fokus pada pengambilan keputusan.

Dewan Standar Akuntansi Keuangan (FASB) AS yang secara umum menstandarisasi dan memperkuat Prinsip-Prinsip Akuntansi yang Diterima Secara Umum bisnis (GAAP) yang diadopsi secara global mengambil langkah signifikan di tahun 2012 untuk bersama-sama dengan Dewan Standar Akuntansi Internasional (IASB) dengan cara yang disebut sebagai ‘Konvergensi Internasional’. Konvergensi semacam itu diharapkan secara bertahap menyelaraskan GAAP dan IFRS hingga menjadi satu dan sama dalam upaya untuk merampingkan laporan perusahaan/perusahaan ke dalam proses yang seragam secara global.

1.1 Pernyataan Masalah

Tidak ada kepastian mutlak tentang apa yang akan terjadi pada Profesi Akuntansi di masa depan. Namun demikian, tampaknya zaman masa depan yang pasti akan menjadi salah satu kemajuan ilmiah, akan memindahkan manusia dari kebesaran ke sesuatu yang lebih berharga untuk saat itu. Spiritualisme, Environmentalisme dan Developmentalisme bisa menjadi faktor kunci di masa depan. Makalah ini adalah untuk mengetahui apakah Akuntansi itu sendiri akan lebih menjadi kenyataan yang memberikan solusi akurat untuk masalah keuangan di mana kemampuan manusia untuk menilai modal alam secara adil akan menimbulkan aset yang signifikan di neraca berbeda dengan zaman industri ketika bahkan manusia sendiri. dianggap sebagai tenaga kerja dan tidak dianggap sepenting mesin yang dioperasikannya.

2. TINJAUAN PUSTAKA

Makalah ini didekati dari sudut pandang analisis isi – baik konseptual maupun relasional. Sebuah analisis isi adalah “sebuah teknik penelitian untuk deskripsi objektif, sistematis, dan kuantitatif dari isi nyata komunikasi” – (Berelson, 52). Analisis konseptual hanya untuk menguji keberadaan masalah, yaitu apakah ada kehadiran yang lebih kuat dari kata-kata positif atau negatif yang digunakan sehubungan dengan argumen tertentu sementara analisis relasional dibangun di atas analisis konseptual dengan memeriksa hubungan antar konsep. Seperti jenis penyelidikan lainnya, pilihan awal berkaitan dengan apa yang sedang dipelajari menentukan kemungkinan makalah khusus ini.

2.1 Evolusi Teori Akuntansi

Menurut investopedia.com, Teori Akuntansi dalam terang evolusinya dapat didefinisikan sebagai tinjauan dari kedua fondasi historis praktik akuntansi serta cara praktik akuntansi diverifikasi dan ditambahkan ke studi dan penerapan prinsip-prinsip keuangan. Akuntansi sebagai suatu disiplin ilmu diyakini telah ada sejak abad ke-15. Sejak saat itu hingga sekarang bisnis dan ekonomi terus berkembang pesat. Teori akuntansi harus beradaptasi dengan cara-cara baru dalam melakukan bisnis, standar teknologi baru dan kesenjangan yang ditemukan dalam mekanisme pelaporan karenanya, ini adalah subjek yang terus berkembang. Karena organisasi akuntansi profesional membantu perusahaan menafsirkan dan menggunakan standar akuntansi, Dewan Standar Akuntansi juga membantu terus menciptakan aplikasi praktis teori akuntansi yang lebih efisien. Akuntansi adalah dasar dari manajemen bisnis yang efisien dan efektif serta pengambilan keputusan manajerial yang cerdas, yang tanpanya bisnis dan perdagangan di seluruh dunia akan beroperasi secara membabi buta dan fatal. Oleh karena itu, penting untuk menghubungkan bagaimana ia telah berkembang dengan perannya di masa depan.

2.2 Asal Usul Akuntansi

Luca Pacioli menulis sebuah buku Matematika pada tahun 1494 (ehow) yang terdiri dari sebuah bab tentang matematika bisnis. Karena buku ini dianggap sebagai buku resmi pertama tentang akuntansi, Luca Pacioli telah beberapa kali dianggap sebagai ‘bapak akuntansi’. Dalam buku Matematikanya, Pacioli menjelaskan bahwa pedagang yang sukses membutuhkan 3 hal: uang tunai atau kredit yang cukup; sistem akuntansi yang dapat memberi tahu dia bagaimana keadaannya; dan pemegang buku yang baik untuk mengoperasikannya. Teori Pacioli masih berlaku sampai sekarang, termasuk jurnal dan buku besar dan diyakini telah mempopulerkan penggunaan akuntansi entri ganda yang telah ada sejak akhir 1300-an.

2.2.1 Perubahan Pertama dalam Akuntansi

Selama depresi tahun 1772, Akun